Rabu, 10 Juni 2020

Resume hari ke-4 Sang Inobel Ibu Emi Sudarwati

Resume hari ke-4 Sang Inobel Ibu Emi Sudarwati

Oleh Muthiatul Hajanah, S.Pd

  

Kali ini saya akan mengulas tentang Ibu Emi Sudarwati. Blogger dan penulis tentu tidak asing dengan nama beliau. Sang Inobel dari SMPN 1 Baureno Bojonegoro. Dengan perjuangan dan usaha yang maksimal di awal karir sebagai penulis, sekarang tinggal memeti buah manis atas usahanya tersebut.  Kata orang sih, Usaha tidak akan mengkhianati hasil.

Awal karirnya di tahun 2013, Ibu Emi bergabung dengan sebuah kelompok penulis di Bojonegoro. Namanya PSJB (Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro). Nah, disinilah terbukti bahwa pandai-pandailah memilih kawan. Di sana penulis banyak berjumpa dan berkenalan dengan penulis-penulis senior. 

Di tahun 2014 lahir sebuah karya yang diterbitkan menjadi sebuah buku, yakni Kumpulan Cerkak karya Emi Sudarwati dan Siswa SMPN 1 Baureno dengan judul buku LUNG. Buku tersebut kemudian menjadi inspirasi bagi banyak sekolah.

Di tahun 2015 beliau mendapat panggilan sebagai finalis inobelnas., bersama 102 guru dari seluruh Indonesia, diundang ke Jakarta untuk presentasi. Ia juga mendapat anugrah sebagai guru Bahasa Jawa Berdedikasi, karena sudah menerbitkan beberapa buku karya sastra siswa. Hingga sekarang karya-karyanya selalu tumbuh dan semakin menancap di tinta emas.

Kiat beliau adalah selalu menulis 10-20 menit per hari. Satu hari satu tulisan, ini berat, tetapi jika terus diasah kemampuan kita untuk menulis pasti akan luar biasa.

Salam hangat Kaltara…..

 

 


Sabtu, 06 Juni 2020

Resume Kuliah Daring Jumat, 05 Juni 2020

Resume Kuliah Daring Jumat, 05 Juni 2020

“Pengalaman Menerbitkan Buku Ibu Dra. Sugiastuti, M.Pd”

 

Dalam proses menulis dan menerbitkan buku butuh proses yang gurih-gurih sedap, wuih mendengar ini jadi makin tertantang untuk menulis.

Untuk menjadi penulis pun memerlukan pedoman atau pusat ide, dari pengalaman narasumber dituangkan dalam buku biografi mini yang dapat dikembangkan menjadi buku.

Salah satu motivasi yang dapat membuat kita semakin rajin menulis, salah satunya adalah mendengar pengalaman beberapa penulis bisa mendapatkan manfaat yang berlipat-lipat. Yakni, tambahan relasi yang secara tidak langsung dapat menambah wawasan dan pengalaman yang dapat memotivasi diri, dan bonafit yang lain yakni mendapat keuntungan finance dari menulis di Web dan Blog.

Apapun bisa menjadi bahan kita untuk menulis buku, baik dari kehidupan sehari-hari, kejadian faktual seperti pandemi COVID-19, pembelajaran di sekolah, kejadian kejahatan skyber.

Intinya apapun yang kita tulis, kita harus bisa mengedukasi pembaca, agar modus penipuan tidak terjadi pada pembaca.

Salah satu cara agar kita bisa aktif dalam menulis adalah kita mengikuti komunitas. Sehingga dalam waktu yang singkat, kita akan terpacu untuk menulis.

Semakin menarik materi yang disajikan di setiap pertemuan.
Ditunggu review berikutnya.

Salam hangat dari KALTARA.

Kamis, 04 Juni 2020

resume pertemuan kedua

Nama       : Muthiatul Hajanah, S. Pd

Resume     : Kuliah Daring Bersama Bu Hati Nurahayu


Assalamualaikum.

 Penelitian Tindakan Kelas atau lebih popular dengan sebutan PTK. Penelitian ini sangat penting bahkan hampir semua guru khususnya PNS untuk memenuhi syarat kenaikan pangkat. Salah satunya adalah menulis PTK.

Sebenarnya sebelum memulai kegiatan ini, pasti berpikir bisa tidak ya, namun jika kita paksa untuk berkarya, lambat laun ini menjadi menyenangkan.

PTK bisa diolah menjadi buku yang  memiliki ISBN  dan menjadikan karya kita bermanfaat bagi orang lain. Agar bisa mendapat manfaat untuk pembuatan PAK maka bekerja sama dengan editor dan penerbit sehingga bisa dicetak dan diedarkan.

Tips dan trik dari narasumber adalah pentingnya memperbanyak isi materi, variabel bebasnya dari kata kunci judul buku kita, atau lebih memperluas bacaan, tentunya berdasarkan sumber yang relevan.

Sekian.

wassalamu'alaikum.

 

Bulungan, 04 Juni 2020

 


Kamis, 21 Mei 2020

Batif di era pandemi

Batif di era pandemi 

Apa sih Batif itu ? Nama obat? Makananan? atau produk baru yang lagi viral itu ?

Bukan........
Batif itu coba-coba positif, maksudnya apa ?
Maksudnya kita mengisi waktu saat Bekerja/Belajar Dari Rumah ( BDR) dengan kegiatan positif. 
ada beberapa hal yang memang butuh paksaan ya gaes, demi sapa coba? demi kau dan si Dia... wkwkwkwk ayeeee.....
lanjut ya beberapa hal yang bisa kita lakukan saat BDR :

1. Menambah wawasan / pengetahuan dengan membaca buku
    Nah, ini nih, klo sudah disuruh membaca banyak yang udah ketiduran sebelum halaman pertama  
   
 habis. 
hehehehe....tapi klo nonton drakor berjam-jam betah amat....
    

2. Perbanyak e-training 
    untuk menjaga social distancing sesuai anjuran pemerintah ya gaes, kita bisa menambah ilmu dari           media daring. entah itu webinar, lokakarya daring, pelatihan daring, dsb.... cuma modal kuota y             gaes. ini nih cobaan untuk anak kos antara mie atau paket data yang dibeli.....hemmmmm 

eTraining SEAMEO SEAMOLEC

3. Olah raga yang simpel
    bisa ikut olah raga daring atau hanya sekedar push up atau sit up. tergantung kebutuhan mas bro dan     mb  sis aj deh. 

4. Masak berbagai resep 
    Ini nih saya mau jadi tukang icip-icipnya. boleh kok panggil2 atau kirim sampelnya ke rumah.  jadi         silahkan berkreasi masak apapun di rumah.








5. Menyalurkan hobi
    hobinya apa bisa disalurkan di era ini, karena banyak banget waktu luangnya. Jadilah generasi +62        yang inovatif,mandiri dan agamis.